Ilmuwan Telah Temukan Laba-laba Vampir

Posted on Updated on


laba_labaSekelompok ilmuwan menemukan laba-laba vampir Afrika Timur. Laba-laba ini mempesona pasangannya dengan bebauan darah.

Sebuah tim yang dipimpin oleh Fiona Cross dari University of Canterbury Selandia Baru, melaporkan perilaku kawin yang tidak biasa pada laba-laba pelompat Afrika Timur di Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS).

Evarcha culicivora terkenal karena tabiatnya dalam memakan nyamuk yang telah mengkonsumsi darah hewan lain, termasuk manusia. “Tidak ada binatang lain yang dikenal memakan secara tidak langsung darah vertebrata dengan cara ini, dan ini menarik,” kata Cross.

Dalam studi PNAS, tim melaporkan laba-laba uji coba biasanya menghabiskan waktu hingga 14,5 menit dengan calon pasangan potensial yang telah berpesta darah nyamuk. “Ini menunjukkan bahwa laba-laba uji coba (pemakan darah) mengaggap laba-laba lain lebih menarik,” kata Cross. “Seekor calon pasangan yang telah makan darah akan terlihat lebih menggiurkan.”

Laba-laba pelompat membuat takjub para peneliti, karena melalui masa pacaran sebelum kawin yang tidak lazim di dunia laba-laba. “Saya kira apa yang membuat Evarcha culicivora sangat aneh adalah bagaimana bau mangsa laba-laba membuat lebih menarik bagi lawan jenis,” kata Cross.

Timnya juga akan menyelidiki apakah laba-laba yang diberi makan darah akan menghasilkan lebih banyak telur atau keturunan kuat, sebuah penjelasan evolusi mengenai sifat vampir yang menghubungkan laba-laba dengan bau darah.
“Ada banyak sekali yang perlu dipelajari dari laba-laba ini!” Cross mengatakan.

sumber : inilah.com

3 thoughts on “Ilmuwan Telah Temukan Laba-laba Vampir

    Misteri Senyum Mona Lisa Terpecahkan « Ilmutambah Blog said:
    Oktober 30, 2009 pukul 11:45 am

    […] para ilmuwan mengklaim telah menemukan jawaban atas perubahan tersebut, yaitu mata kita yang mengirimkan sinyal […]

    […] para ilmuwan mengklaim telah menemukan jawaban atas perubahan tersebut, yaitu mata kita yang mengirimkan sinyal […]

    […] para ilmuwan mengklaim telah menemukan jawaban atas perubahan tersebut, yaitu mata kita yang mengirimkan sinyal […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s